Kamis, 30 September 2010

kenangan

3 tahun waktu berlalu,
kuliah pun udah terjalani selama 3 tahun,,,
kayanya udah bosen sama kegiatan kuliah ini
rasanya pingin cepet lulus.
opss kalimat itu terucap lagi setelah 3 tahun
gug kerasa udah 3 tahun lulus dari SMA.
gimana kabar anak.anak
kangen gila" breng lgi ma mreka
kenangan bersama mereka terputar kembali dalam otak

Jumat, 30 Juli 2010

mencari yang sesungguhnya

tiga minggu di bangku kelas 3SMA
harus memiliki pemikiran yang benar.benar matang

langkah kedepan harus diambil dari sekarang
menenukan masa depan dari sekarang
akan berakhir mulus atau banyak rintangan
tergantung kita di masa sekarang

mengambil langkah ke ddepan
harus begitu mantap
tak ada keraguan di dalam hati

namun kini aku di dalam kebimbangan
bingung menentukan langkah

ak tau itu semu harus di singkirkan dari sekarang

berdoa semoga langkah terbaik yang terpilih

Jumat, 18 Juni 2010

berdua dengan mu

sepi merasuki jiwa
yang ada hanya bayang-bayang mu
walau kau tak ada di samping ku
bayang mu selalu hadir dalam ingatan ku

malam yang dingin mengambarkan aku yang sepi
walau bintang-bintang menyapa ku
itu tak mampu membawa ku dalam ke gembiraan

hingga kau datang menggenggam tangan ku
melalui malam dengan bintang menjadi atap
kau hadir membawa bahagia ku
seakan-akan kau telah menjadi milik ku

TUHAN
jika ini mimpi,,,,
jangan bangun kan aku dari mimpi indah ku
dan jika ini nyata,,,
jangan bawa dia pergi dari hidup ku

Jumat, 12 Maret 2010

curhat aja....

suka sama cowo,,,
tapi cowo itu udah punya cewe...
pingin ngilang.i perasaan ini???
tapi gug tau cara.y

setiap hari harus ngeliat dia
sewaktu-waktu pingin ngilang dari muka bumi ini
gug mau liat dia lagi

tapi aku jga msih bngung,,,
di bilang suka,,, ekh biasa aja
tapi di bilang gugu suka,,, ekh tiap kali liat dia jalan ma cewe.y hati aku sakit...

Sabtu, 20 Februari 2010

Ikebana

Ikébana (生花 ?) adalah seni merangkai bunga yang memanfaatkan berbagai jenis bunga, rumput-rumputan dan tanaman dengan tujuan untuk dinikmati keindahannya. Ikebana berasal dari Jepang tapi telah meluas ke seluruh dunia. Dalam bahasa Jepang, Ikebana juga dikenal dengan istilah kadō (華道 ?, ka, bunga; do, jalan kehidupan) yang lebih menekankan pada aspek seni untuk mencapai kesempurnaan dalam merangkai bunga.


Di dalam Ikebana terdapat berbagai macam aliran yang masing-masing mempunyai cara tersendiri dalam merangkai berbagai jenis bunga. Aliran tertentu mengharuskan orang melihat rangkaian bunga tepat dari bagian depan, sedangkan aliran lain mengharuskan orang melihat rangkaian bunga yang berbentuk tiga dimensi sebagai benda dua dimensi saja.

Pada umumnya, bunga yang dirangkai dengan teknik merangkai dari Barat (flower arrangement) terlihat sama indahnya dari berbagai sudut pandang secara tiga dimensi dan tidak perlu harus dilihat dari bagian depan.


Berbeda dengan seni merangkai bunga dari Barat yang bersifat dekoratif, Ikebana berusaha menciptakan harmoni dalam bentuk linier, ritme dan warna. Ikebana tidak mementingkan keindahan bunga tapi pada aspek pengaturannya menurut garis linier. Bentuk-bentuk dalam Ikebana didasarkan tiga titik yang mewakili langit, bumi, dan manusia.


Asal-usul Ikebana adalah tradisi mempersembahkan bunga di kuil Buddha di Jepang. Ikebana berkembang bersamaan dengan perkembangan agama Buddha di Jepang di abad ke-6.

Ada penelitian yang mengatakan Ikebana berasal dari tradisi animisme orang zaman kuno yang menyusun kembali tanaman yang sudah dipetik dari alam sesuai dengan keinginannya. Di zaman kuno, manusia merasakan keanehan yang terdapat pada tanaman dan mengganggapnya sebagai suatu misteri. Berbeda dengan binatang yang langsung mati setelah diburu, bunga atau bagian tanaman yang sudah dipetik dari alam bila diperlakukan dengan benar tetap mempertahankan kesegaran sama seperti sewaktu masih berada di alam. Manusia yang senang melihat "keanehan" yang terjadi kemudian memasukkan bunga atau bagian tanaman yang sudah dipotong ke dalam vas bunga. Manusia zaman kuno lalu merasa puas karena menganggap dirinya sudah berhasil mengendalikan peristiwa alam yang sebelumnya tidak bisa dikendalikan oleh manusia.

Ketakjuban manusia terhadap tumbuhan yang dianggap mempunyai kekuatan aneh juga berkaitan dengan pemujaan tanaman yang selalu berdaun hijau sepanjang tahun (evergreen). Manusia zaman dulu yang tinggal di negeri empat musim percaya bahwa kekuatan misterius para dewa menyebabkan tanaman selalu berdaun hijau sepanjang tahun dan tidak merontokkan daunnya di musim dingin.

Hampir sama dengan peralatan merangkai bunga gaya eropa, dalam Ikebana kita memerlukan kawat dari berbagai ukuran (ketebalan kawat), gunting (gunting khusus ikebana), Floral tape (warna hijau dan coklat),selotip. Juga tang bunga (utk mematahkan), kenzan yaitu alas berduri tajam tempat mencucukan bunga, juga semacam pipet besar untuk mengambil air yang lama di vas ketika kita hendak mengganti airnya, batu-batuan kecil juga bisa dipergunakan bila kita mempergunakan vas/wadah/suiban tinggi.

Hanami


Hanami (花 见, Lit. "Flower viewing") merupakan kebiasaan tradisional Jepang menikmati keindahan bunga-bunga, "bunga" dalam hal ini hampir selalu berarti cherry blossoms (桜 atau 樱 sakura), Atau ume blossoms (梅 ume ). Dari pertengahan Januari sampai awal April, sakura mekar di seluruh Jepang. Di zaman modern Jepang, hanami kebanyakan terdiri dari pihak memiliki outdoor di bawah sakura pada siang hari atau di malam hari. Hanami pada malam hari disebut yozakura (lit. "malam sakura"). Di banyak tempat, seperti Taman Ueno lampion sementara digantung untuk tujuan yozakura.


Jumat, 19 Februari 2010

niji no naka no yūgure


hujan terus turun

membuat hati merasa resah

dan hujan tak memberikan tanda akan berhenti

hati ini semakin resah

tapi pelangi datang menghilangkan semua keresahan yang ada di hati

setelah hujan membuat resah

pelangi menebus semua.y

pelangi datang disaat senja

pelangi datang hanya untuk sekejap waktu

namun pelangi mampu menghilangkan keresahan ini